Deretan Perusahaan Farmasi Terbesar di Dunia

Logo perusahaan farmasi asal Amerika Serikat, Pfizer/fiercepharma
Logo perusahaan farmasi asal Amerika Serikat, Pfizer/fiercepharma

Tak bisa dipungkiri, ancaman virus global memberikan berkah tersendiri bagi sejumlah perusahaan farmasi dunia.

Perusahaan farmasi investasi riset dan pengembangan COVID-19: vaksin, obat, untuk cegah dan obati banyak populasi terinfeksi global.

Permintaan obat dan produk kesehatan meningkat selama pandemi, memberikan dampak positif pada pertumbuhan perusahaan farmasi dan kinerja keuangan mereka.

Bahkan, mereka mampu menghasilkan pendapatan dalam skala miliaran dolar lantaran secara produktif menghasilkan produk, mulai dari kesehatan hingga perawatan medis.

1. Pfizer Inc

Pfizer adalah perusahaan farmasi multinasional terbesar di dunia. Mereka berfokus pada penemuan, pengembangan, produksi, dan pemasaran obat resep dan vaksin. Saat ini pendapatan mereka mencapai US$100 miliar atau Rp1.500 triliun

2. AbbVie Inc

AbbVie adalah perusahaan farmasi yang terpisah dari Abbott Laboratories pada 2013., Berkat memproduksi, dan memasarkan produk farmasi, dengan fokus pada penelitian dan pengembangan, pendapatan perusahaan ini mencapai US$58,00 miliar atau Rp870 triliun

3. Johnson & Johnson

Johnson & Johnson adalah perusahaan perawatan kesehatan multinasional yang mencakup segmen farmasi, alat kesehatan, dan kesehatan konsumen. Mereka dikenal karena inovasi ilmiah dan tanggung jawab sosial mereka. Saat ini pendapatannya mencapai US$52,60 miliar atau Rp789 triliun

4. Merck & Co., Inc.

Merck adalah perusahaan farmasi global yang berfokus pada penemuan, pengembangan, dan pemasaran obat resep, vaksin, dan produk kesehatan hewan. Pendapatannya mencapai US$52,05 miliar atau Rp780,7 triliun

5. Novartis International AG

Novartis adalah perusahaan farmasi multinasional Swiss yang berfokus pada penelitian, pengembangan, dan komersialisasi berbagai produk farmasi. Mereka juga terlibat dalam kemitraan strategis dan akuisisi untuk memperluas penawaran produk dan kehadiran global mereka. Pendapatan mereka saat ini berkisar US$50 miliar atau Rp750 triliun

6. Hoffmann-La Roche AG

Sebagai perusahaan yang mendapat US$50 miliar atau Rp750 triliun, Roche adalah perusahaan farmasi global yang berbasis di Swiss. Mereka berfokus pada diagnosa kesehatan dan obat-obatan, dengan investasi besar dalam penelitian dan pengembangan.

7. Bristol-Myers Squibb

Bristol-Myers Squibb adalah perusahaan farmasi global yang berfokus pada penelitian, pengembangan, dan komersialisasi obat resep. Dengan pendapatan US$46,2 miliar atau Rp693 triliun memiliki portofolio obat-obatan yang dipasarkan yang berkontribusi pada kesuksesan finansial mereka.

8. AstraZeneca Plc

AstraZeneca adalah perusahaan farmasi multinasional yang berlokasi di Inggris. Mereka berspesialisasi dalam penelitian, pengembangan, dan pembuatan obat resep di berbagai bidang terapeutik. Pendapatannya saat ini mencapai US$44,4 miliar atau Rp666 triliun.